''Prabowo Hanya Ingin Mengajukan Pertanyaan Yang Mudah Di Pahami''



Jakarta - Sejak awal Prabowo memang tidak mau melayangkan pertanyaan teknis dengan istilah dan singkatan yang tidak spesifik kepada Jokowi. Hal tersebut di ungkapkan oleh Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta, Mahfud MD.

Menurut Mahfud, sebelum debat dimulai, Prabowo mengatakan kepada timnya hanya ingin bertanya tentang hal yang dapat dimengerti semua orang. Bukan istilah khusus yang sulit di pahami seperti yang dilakukan Jokowi terhadap Prabowo.

Contoh nya, saat Jokowi menanyakan soal DAU, DAK, dan TPID dengan pertanyaan yang singkat.

"Pak Prabowo memang memilih mengajukan pertanyaan yang mudah dipahami," tutur Mahfud kepada wartawan, Selasa, (17/6/2014).

Mahfud mengungkapkan, saat berdiskusi dengan Prabowo, dirinya mengusulkan agar Prabowo menanyakan kepada Jokowi saat debat soal trickle down effect, gini ratio, spill over, dan lain-lain untuk mengetahui sejauh mana penguasaan konsep ekonomi yang di kuasai Jokowi. Tapi, usul Mahfud tidak disetujui Prabowo.

"Pak Prabowo hanya mau bertanya pada hal-hal yang pasti dimengerti oleh Jokowi dan rakyat agar publik bisa mengetahui pemikiran lawannya itu. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai secara objektif kedua kandidat," jelas Mahfud.

Namun, Mahfud tidak ingin berpikir negatif terkait pemilihan pertanyaan yang dilakukan Jokowi.

"Mungkin itu strategi dari tim mereka ya, nanya yang teknis-teknis agar tak bisa dijawab," ujar Mahfud. {rmol}