Berciuman Di Depan Masjid, 3 Bule Di Keroyok Massa



Sukabumi - Ada - ada saja kelakuan para bule ini. 3 warga negara asing asal Selandia Baru dan Amerika Serikat dikeroyok massa setelah diduga melakukan perbuatan mesum di depan masjid Al-Amanah Kampung Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/7/2014).

Peristiwa tersebut terjadi ketika WNA menggunakan mobil Avanza Nopol B 2604 TE dari arah Sukabumi menuju Bogor. Namun saat tiba di depan Masjid Al- Amanah, mobil mereka berhenti dan diparkirkan di depan masjid tersebut.

Salah seorang saksi mata yang ada di TKP mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika mobil Avanza berhenti di depan masjid yang sedang di gunakan warga untuk salat tarawih. Diduga, dua dari tiga WNA itu berciuman di dalam mobil tersebut.

Salah seorang jamaah Masjid Al- Amanah yang kebetulan melihat adegan mesum didepan di depan masjid itu, menegur mereka untuk pergi."Melihat mereka mesum, salah seorang warga menegur hingga akhirnya ketiganya pergi, "ujar Heri, seorang saksi mata.

Karena di tegur, tiga WNA itu pergi ke arah Sukabumi. Tapi, rupanya mobil yang mereka tumpangi malah menabrak jamaah yang baru pulang salat tarawih. Setelah itu, mereka kemudian putar balik ke arah Bogor, dan saat tiba di Masjid Al- Amanah, mereka melempari masjid tersebut dengan batu hingga sebagian kaca depan di Masjid Al- Amanah pecah.

Melihat para bule tersebut melempari masjid, jamaah yang ada disekitar langsung mengejar pelaku yang diketahui sedang mabuk dengan merusak mobil mereka."Mereka diduga sedang mabuk, makanya kelakuannya tidak senonoh, " jelas Heri.

Untung saja aparat kepolisian setempat cepat mengamankan ketiga WNA tersebut. Ketiganya diamankan sementara di Mapolsek Cibadak agar tidak terus dihakimi warga. Setelah itu, mereka akhirnya diboyong ke Mapolres Sukabumi Palabuhanratu.

Guna memastikan kebenarannya, petugas kepolisian tengah mendalami kasus tersebut. Beberapa saksi dari masyarakat akan dilakukan pemanggilan guna untuk memberikan keterangan lebih jelas lagi.

Bila 3 WNA itu terbukti melakukan pelanggaran, maka ketiganya terjerat pasal 406 ayat 1 KUHP tentang penghancuran atau pengrusakan benda dengan hukuman penjara dua tahun dan delapan bulan. {jpnn}