Ikut - Ikutan Rilis Hitung Cepat, RRI Pun Dipanggil DPR



Jakarta - Terkait hasil hitung cepat yang di rilis oleh Radio Republik Indonesia (RRI), Komisi I DPR pun memutuskan memanggil lembaga yang memiliki moto 'Sekali di Udara Tetap di Udara' itu untuk mempertanggung jawabkan hasil hitung cepat nya.

Dari data hitung cepat RRI, pasangan Jokowi-JK unggul atas Prabowo-Hatta dengan raihan 52,51 persen berbanding 47,49 persen suara. Merasa ada yang tidak beres dengan RRI, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq pun menggelar audiensi dengan jajaran direksi radio pelat merah tersebut.

Isu yang berkembang pun beragam. Seperti, pencairan anggaran bakal di persulit. Dan muncul isu, bahwa RRI akan dibubarkan.

Seorang politikus asal PDIP, Budiman Sudjatmiko, turut berkomentar mengenai isu tersebut. "Kalau RRI dibubarkan, kita buat RRI Perjuangan! :)," kicau nya lewat akun Twitter, @budimandjatmiko.

Menanggapi hal itu, penyair Saut Situmorang pun menyindir para politikus yang berusaha membela RRI dari ancaman pembubaran. Menurut Saut, itu hanya bentuk kepura-puraan belaka guna meraih simpati publik.

Lewat akun @AngrySipebelegu, ia pun berkicau, "Gak usah Mendadak Nasionalis lah dengan bela-bela RRI. Purak-purak lupa ya siapa yang menjual aset rakyat bernama Indosat?!" {republika}