JK Pernah Marahi Prabowo Karena Diminta Berhenti Impor Beras




Jakarta
- Dalam debat terakhir, Prabowo Subianto, mengingatkan bahwa JK pernah memberi teguran keras pada dirinya akibat sikapnya yang menolak impor beras dalam kapasitasnya selaku Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Prabowo menyatakan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan dari, Jokowi, dalam ajang debat capres-cawapres, Sabtu malam (5/7/2014).

Di awali saat Jokowi mempertanyakan soal impor beras 2,7 juta ton pada 2012. Sementara pada 2008, bisa terjadi swasembada. Dia menanyakan itu kepada Hatta mengingat ia adalah Menko Perekonomian di era SBY-Boediono dan Prabowo sebagai Ketum HKTI.

Terkait pertanyaan tersebut, Hatta Rajasa, menjawab terlebih dahulu. Hatta menegaskan, jika melihat data dari tahun 2000 sampai sekarang, Indonesia tidak pernah mengimpor beras jika tidak terjadi krisis pangan atau gangguan yang genting.

Guna meneruskan jawaban Hatta, Prabowo mengungkapkan, selama bertahun-tahun, ia selaku Ketua Umum HKTI selalu mengingatkan pemerintah agar menghentikan impor beras jika keadaan tidak mendesak.

"Saya selalu ingatkan pemerintah (untuk tidak mengimpor). Tapi Pak JK ingat, waktu itu bapak selaku Ketua Umum Golkar dan saya sebagai anggota Golkar. Bapak pernah menegur saya karena statement saya menolak impor beras," tegasnya.

Jika di lihat dari pernyataan Prabowo tersebut, kejadian itu berarti terjadi ketika JK masih menjabat Wakil Presiden RI periode 2004-2009 sekaligus sebagai Ketua Umum Golkar pada periode yang sama.

Mendengar pernyataan dari lawan debatnya itu, JK yang duduk di seberang bersama Joko Widodo, terlihat hanya tersenyum. {rmol}