Terungkap, Bill Clinton Punya Peran Besar Dalam Politik Indonesia



Jakarta
- Kunjungan mantan Presiden AS, Bill Clinton ke Indonesia yang bertepatan dengan momentum pengumuman hasil pemilihan presiden oleh KPU semakin menuai pro dan kontra, bahkan beragam spekulasi.

Ada pihak - pihak yang berpendapat, kunjungan Clinton ini bisa mempengaruhi hasil pilpres.

Menanggapi hal tersebut, aktivis pergerakan di era Soehato, Sri Bintang Pamungkas, punya catatan khusus. Menurutnya, kunjungan Clinton itu sangat terkait erat dengan Pilpres.

Bintang mengungkapkan, Clinton punya hubungan spesial dengan beberapa kalangan di Indonesia. Mereka adalah Harry Tjan Silalahi, yang merupakan salah seorang pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Selain itu, Clinton dekat dengan James Riady, pemilik Lippo Group, yang media nya mendukung Jokowi-JK.

"Trio Bill Clinton, Hari Tjan dan James Riady berhasil menjatuhkan Soeharto pada Mei 1998," kata Sri Bintang, Senin, (14/7/2014).

Setelah menjatuhkan Soeharto, trio ini kemudian merekayasa kasus bantuan likuiditas bank Indonesia (BLBI). Selain itu, mereka juga merekayasa terjadinya krisis moneter. Kemudian, trio ini juga punya peran besar dalam kasus lepasnya Timor-Timur dari Indonesia, serta juga berperan aktif di balik jatuhnya Presiden Habibie dan Gus Dur.

"Kini, Barack Obama minta tolong ke Clinton untuk datang ke Jakarta dan bantu CSIS serta Lippo untuk dukung Jokowi-JK dalam Pilpres 2014," pungkas Bintang. {rmol}