Iran Bantah Isu Kesepakatan dengan Irak


Ajp.com- Iran membantah laporan soal kerjasama yang dijalin dengan Irak untuk memberantas kelompok pemberontak ISIS dengan imbalan kemajuan negosiasi Iran dengan kekuatan dunia terkait program nuklirnya.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyebut, bila Irak dan Iran sepakat untuk melakukan sesuatu bersama-sama, maka di sisi lain harus ada negosiasi yang diperlukan.

"Semua sanksi terhadap Iran atas kegiatan nuklirnya harus diangkat sebagai imbalan atas bantuannya di Irak," jelas Zarif pada Kamis (21/8).

Kemudian pada Kamis malam, juru bicara kementerian luar negeri Iran Marzieh Afkham meluruskan bahwa pernyataan Zarif itu bukan berarti Iran dan Irak saat ini menjalin kerjasama soal penaganagan ISIS dan program nuklir.

"Laporan-laporan ini adalah salah tafsir dari pernyataan menteri luar negeri dan benar-benar tak berdasar," sambungnya dikutip Reuters.

Iran diketahui saat ini tengah menjalin kerjasama dan membangun perundingan dengan enam negara kekuatan dunia soal penanganan nuklir Iran dengan imbalan bantuan dan pencabutan sanksi ekonomi. (Rmol)