Minta Harga BBM Naik, Perubahan Sikap PDI-P Di Pertanyakan



Jakarta - Partai pengusung Jokowi, PDI-P, semakin gencar mendesak Presiden SBY agar menaikkan harga BBM bersubsidi sebelum turun dari kursi RI 1. Bahkan, Jokowi menyuarakan hal serupa..

Terkait hal tersebut, Partai Demokrat mengaku heran dengan perubahan sikap politik PDI-P.
 "Masak baru satu tahun sudah berubah sikap," sindir Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan, saat di hubungi, Rabu (27/8/2014).

Dirinya mengungkapkan, PDIP selalu menolak kebijakan pemerintah kalau akan menaikkan harga BBM, termasuk pada tahun 2013 lalu. Alasan PDI-P saat itu, banyak cara yang bisa dilakukan daripada menaikkan harga BBM.

"Mereka dulu ngotot, tidak usah naikkan BBM karena bisa menyengsarakan rakyat. Kan bisa melakukan ini dan itu sebagai alternatifnya. Sekarang, ya lakukanlah. Kenapa jadi tidak percaya diri," kata Ramadhan.

"Dulu cuap-cuap. Ketika akan berkuasa, baru mereka ketakutan. Rakyat akan menagih janji mereka. Kalau mereka tidak bisa meng-address apa yang dimaui rakyat, pemerintahan Jokowi dan PDIP, tidak akan kuat," tambah nya.

Ramadhan berharap Presiden SBY tidak mau didikte oleh PDIP dan Jokowi itu. "Biar kan pemerintah berpikir tenang, tak usah diajari," tegasnya. {rmol}