Putusan MK Belum Final



MK telah memutuskan gugatan sengketa Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Dalam amar putusannya ,MK menolak semua dalil-dalil yang disampaikan oleh Tim Hukum Prabowo-Hatta.

MK menguatkan keputusan KPU atas kemenangan pasangan Jokowi-JK sebagai Presiden & Wakil Presiden RI ke -7. Kecewa, sedih, emosi, serta terkoyaknya rasa keadilan, semuanya berkecamuk menjadi satu.

Sekian bulan kita terseret dalam arus perbedaan pilihan, seakan indonesia terbelah. Namun harapan kami tak akan pernah pupus, jalan masih terbentang luas, kita petik kegagalan menjadi pelajaran, untuk menuju kemenangan yang tertunda. Hari esok masih ada, karena dunia belum kiamat. Kami terima ini sebagai takdir dari Sang Maha Pengatur, Sabda-Nya telah ditorehkan, tak ada sedikitpun keraguan itu.

Tiba saatnya kami sebagai anak bangsa harus menerima dan menghormati proses ini dengan semangat Persatuan Indonesia. Jika kami harus berbeda, kritis, bukan berarti kami tidak suka, itu semua harus dimaknai sebagai perbedaan cara pandang, cara tindak kita melihat Indonesia yang lebih maju dan bangkit. Selamat atas kemenangan Jokowi-JK, sebagai Presiden & Wakil Presiden RI Periode 2014-2019, semoga harapan dan cita-cit mu membawa Indonesia Hebat bisa terwujud.

Akan tetapi ada yang masih perlu diingat oleh pemenang, bahwa masih ada upaya lain yang sangat lebih penting jika ini terjadi yaitu berupa bahwa masyarakat Indonesia berhak menolak putusan MK dan membubarkan MK jika mencapai 2/3 jumlah penduduk di negeri ini yang setuju. Jika people power bergerak maka tak ada satupun yang akan bisa membendungnya.

Djafar Ruliansyah Lubis

Ketua Umum Persatuan Advokat Muda Indonesia