Prabowo : Karena Kurang Duit, Makanya Gerindra Kalah



 
Bogor - Mantan Danjen Kopassus, Prabowo Subianto, menyebutkan kekalahannya di Pilpres 2014 di sebabkan karena kurang dana. Meskipun demikian, Prabowo tetap bersyukur karena perolehan suara Gerindra naik hampir tiga kali lipat dari perolehan pada Pemilu 2009, sehingga Gerindra mencapai posisi tiga besar.

"Partai kita yang baru lima tahun sebenarnya naiknya bisa lebih, cuma kurang duitnya aja," kata Prabowo saat membuka Kongres Luar Biasa Gerindra di Nusantara Polo Club, Cibinong, Bogor, Sabtu (20/9/2014)..

Prabowo mengatakan, banyak pihak luar yang mengira Gerindra bisa besar dalam waktu singkat karena selalu menggelontorkan duit ke daerah-daerah. Prabowo pun langsung bertanya ke seluruh fungsionaris partai perwakilan dari daerah, apakah menerima uang dari Jakarta. "Tidak," jawab ratusan kader serempak.

Prabowo menegaskan bahwa selama enam tahun ini dirinya ingin membangun partai kader dari tingkat bawah. Karena itu, dia berpesan agar para kadernya tidak merasa sebagai politikus. "Saya katakan, kita bukan politisi," tuturnya "Kita adalah pejuang politik."

Prabowo pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan, pengurus, dan kader dari tingkat daerah hingga pusat karena telah setia membesarkan Gerindra. Pada 2009, Gerindra yang baru pertama kali menjadi peserta pemilu berhasil memperoleh 4,46 persen suara. Lima tahun kemudian, partai ini mendulang 11,81 persen suara. {tempo}