Naikkan Harga BBM, Jokowi Disebut Bagai Kacang Lupa Kulit

 

Semarang - Keputusan Jokowi untuk menaikkan harga BBM dinilai sangat terburu - buru. Harusnya, Jokowi terlebih dahulu harus memperhatikan nasib rakyat kecil yang mayoritas menjadi pendukung setianya.

"Dengan menaikkan harga BBM berarti Jokowi telah lupa dengan wong cilik. Ibarat kacang lupa akan kulitnya," tegas Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Rohmat Suprapto, Selasa, (18/11/2014).

Menurutnya, kebijakan Jokowi tersebut akan memberatkan rakyat. Sebab harga-harga kebutuhan pokok juga akan naik.

"Harga bawang, cabai, garam, minyak goreng pasti naik dan itu merupakan kebutuhan dapur. Jangan salahkan jika nanti Ibu-ibu pada turun ke jalan. Karena jelas Jokowi telah melukai hati ibu-ibu," ujar Rohmat.

Rohmat mengaku heran, karena Jokowi mengumumkan kebijakan tersebut sehari setelah pulang dari lawatan ketiga negara: Beijing, Myanmar dan Australia.

"Masak ini habis pulang dari lawatan ke luar negeri langsung naikkan harga BBM. Mestinya benahi dulu struktur tata kelola migas, tindak tegas para penyamun migas yang masih keliaran, bukan malah menaikkan harga BBM," ujarnya. {rmol}