Bangkok Post : Tindakan Jokowi Tingkatkan Ketegangan Laut China Selatan




AcehJournalPasific.com - Instruksi Jokowi yang mengharuskan untuk menghancurkan kapal milik para tetangga yang memasuki perairan Indonesia secara ilegal dinilai sebagai pamer kekuatan dan telah meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan.















Hal tersebut disampaikan dalam editorial yang bertajuk Indonesia is Wrong oleh sebuah harian lokal Thailand, Bangkok Post dalam edisi Senin pekan ini (05/01/2015).




Menurut harian terkemuka di Thailand itu, Laut China Selatan merupakan salah satu kawasan perairan yang selama ini dipenuhi ketegangan terkait klaim China atas Spratly Islands.

"Dan sekarang Indonesia untuk alasan yang berbeda meningkatkan ketegangan yang tidak dibutuhkan. Presiden Indonesia mengklaim sekitar 5.400 kapal ikan ilegal memasuki wilayah negaranya. Secara sederhana, Indonesia tidak mampu menegakkan hukumnya sendiri dan melindungi teritorinya. Ini bukan sesuatu yang mengejutkan mengingat Indonesia sebuah kepulauan yang besar memiliki 18.307 pulau," tulis Bangkok Post.

Pada bulan Desember lalu, tiga kapal Vietnam yang ditangkap sebelumnya telah dibakar. Dua minggu berselang, kapal dari Papua Nugini yang mendapatkan nasib serupa. Menjelang akhir tahun lima kapal Thailand dikaramkan.

Belum lagi, setiap aksi bumi hangus itu, pemerintah selalu melibatkan media dan membuatnya seperti pameran kekuatan. {rmol.co}