JK : Masyarakat Mampu Kelewatan Kalau Ikut Pakai Gas 3 Kg



Jakarta - Masyarakat kini ramai beralih ke elpiji 3 kilogram, termasuk golongan masyarakat menengah ke atas atau golongan kaya, setelah isu kenaikan harga elpiji 12 kilogram merebak. Terkait hal tersebut, wakil presiden Jusuf Kalla pun meminta agar masyarakat golongan mampu untuk tidak ikut - ikutan menikmati elpiji 3 kilogram seperti masyarakat golongan miskin.

"Yang keluarga mampu biasanya memakai 12 kg ya, kasih kesempatan lah rakyat yang kurang mampu, jangan ikutan memakai," ujar JK di kantornya, Jakarta, Selasa sore, (06/01/2014).

Pemerintah sudah memperkirakan akan banyak terjadi migrasi konsumen elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg, pasca kenaikan harga gas nonsubsidi tersebut. Migrasi konsumen itu memang resiko yang harus ditanggung pemerintah. Oleh karena itu pemerintah sedang mengkaji dampak tersebut sehingga migrasi tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Masyarakat yang mampu, tentu kelewatan kalau dia pakai 3 kg. Biasanya pemakaian mereka banyak, cepat ganti-gantinya dong, tidak efisien. Jadi jangan ikutan," ucap JK. {jpnn}