Andi Widjajanto Bersaksi untuk Kasus Samad



 
Jakarta - Pihak Bareskrim Mabes Polri turut memeriksa Seskab Andi Widjajanto dalam penyidikan kasus Ketua non aktif KPK, Abraham Samad.

Kasus Samad yang diperiksa kepolisian adalah dugaan penyalahgunaan wewenang ketika Samad bertemu para elite politik PDI-P.

Andi diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai mantan anggota Tim 11 yang menjaring calon wakil presiden bagi calon presiden Joko Widodo jelang pemilihan umum tahun lalu.

Andi diperiksa Jumat pekan lalu (06/03/2015). Pemeriksaan dilakukan di Kantor Seskab, Komplek Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

"Saya ingin bantu prosesnya. Hanya karena kesibukan lalu saya tanya apakah bisa dilakukan di Seskab. Lalu penyidik dari Reskrim datang empat orang," jelas Andi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/03/2015).

Menurut Andi, pemeriksaan berlangsung singkat. Hanya sekitar 40 menit.

"Cepat. Total sama ngetik dan sebagai macam enggak sampai satu jam," jelasnya.

Diakuinya, isi pemeriksaan seputar artikel yang berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad" yang dimuat di Kompasiana. Andi ditanya ihwal pertemuan Abraham Samad dengan beberapa pihak dari tim capres Jokowi. Sayangnya Andi tidak mau mengungkapkan secara lengkap.

"Nanti saja, ditunggu prosesnya di pengadilan seperti apa. Saya hanya berikan saksi keterangan atas kasus itu, pertemuan Abraham Samad dengan tokoh-tokoh," ungkapnya.

Apakah membahas pertemuan Abraham Samad dengan politisi PDIP, Hasto Kristiyanto, di apartemen The Capital ? Andi mengangguk.

"Tentang itu dilihat saja nanti di pengadilan jika keterangan saya diperlukan," ucapnya. (rmol)