Pariwisata Paling Siap Hadapi MEA



JAKARTA - Industri pariwisata di tanah air dianggap paling siap menghadapi pasar bebas Asia Tenggara (MEA). Buktinya, para pelaku pariwisata telah menyepakati ASEAN mutual recognition arrangement (MRA) untuk kerja sama di bidang hotel dan travel.

Di antara 23 sektor yang disiapkan menghadapi MEA, baru sektor pariwisata yang memiliki MRA. ''Sebab, persiapan (pelaku) industri pariwisata digaungkan sejak sepuluh tahun lalu,'' kata Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pariwisata Noviendi Makalam kemarin (11/3).

Pariwisata Indonesia, lanjut Noviendi, sudah bersedia menghadapi serbuan pekerja Asia Tenggara. Apalagi Kementerian Pariwisata saat ini dipercaya sebagai sekretariat regional ASEAN Tourism Professional Monitoring Committee (ATPCM) untuk memperkuat kesiapan sektor pariwisata pada MEA 2015. Terutama dalam bidang sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, SDM pariwisata Indonesia paling siap bersaing menghadapi pasar bebas ASEAN. Hingga 2014, jumlah tenaga kerja Indonesia yang kompetensinya sudah tersertifikasi mencapai 121.520 orang. (jpnn)