Rupiah Makin Melemah, Harga Ponsel Naik 10 Persen



AcehJournalPasific.com - Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dollar memaksa para importir menaikkan harga jual produk telepon seluler. Sudah tiga minggu terakhir ini harga sejumlah ponsel mengalami kenaikan.

"Modal impor menjadi tinggi, kami terpaksa naikkan harga sekitar 10 persen," ujar Ketua Asosiasi Importir Seluler Indonesia (AISI) Eko Nilam di Jakarta, Selasa (03/03/2015).

Eko menyebutkan, daya beli masyarakat menurun dengan naiknya harga jual ponsel. Otomatis, omzet penjualan pun ikut mengalami penurunan.

"Omzet penjualan juga mengalami penurunan sebesar 20 persen, pengusaha ponsel mengeluhkan nilai tukar Rupiah ini. Memang kondisi ini tidak ada kepastian," ungkapnya.

Namun, penurunan omzet penjualan ponsel tidak begitu terasa sebab masih ada konsumen yang merasa perlu membeli produk telepon seluler, meskipun bukan produk prioritas masyarakat.

"Sulit kalau mengatakan prioritas karena bukan masuk kebutuhan utama untuk masyarakat bukan seperti sembako juga tapi sekarang tidak bisa kan tanpa menggunakan ponsel, artinya itu sekarang menjadi kebutuhan utama dalam masyarakat," tegasnya. {merdeka}