Tegar Septian, Ngaku Diperkosa Manajer



Penyanyi cilik Tegar Septian (14) mengaku telah dilecehkan dan diperkosa oleh AD, mantan manajernya yang berkewar­ganegaraan Singapura. Kisah pilu yang menimpa Tegar tersebut telah di laporkan kepada Komnas Perlindungan Anak.

"(Pelecehan dan percobaan pemerkosaan) sudah terjadi dan melawan," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merde­ka Sirait, kemarin.

Hingga kemarin sore, belum diketahui penjelasan lebih detil dari Tegar. Namun kepada Arist, Tegar yang didampingi orang­tuanya menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar sebulan lalu saat Tegar melakukan show di Malaysia dan Singapura.

"Dugaan hal itu (pelecehan seksual) dan percobaan pencu­rian alat-alat elektronik, gitar, alat musik oleh manajernya," imbuh Arist.

"Jadi ada dua laporan yang diadukan Tegar. Pencurian itu diambil alat-alat musik, laptop dua juga diambil oleh mana­jernya, kamera dan gitar kes­ayangan."

Menurut pihak label yang me­naungi Tegar, AD sudah setahun memegang Tegar. Selama ini kinerja AD juga cukup baik.

"Karena respons masyarakat di Singapura bagus, terus dilihat AD juga cukup mumpuni ma­kanya dipilih lah jadi manajer," kata pihak Label Harpa Records, Donald.

Isu Tegar mau diperkosa AD ternyata sudah bergaung duluan di Singapura.

"Di media Singapura bahkan lebih dulu tahu masalah ini. Karena memang di sana Tegar, di Singapura dan Malaysia responnya luar biasa sekali," ungkap Donald.

Dijelaskan, peristiwa ter­jadi saat Tegar harus manggung di Labuan, Malaysia. Tapi, Tegar urung tampil karena ada masalah.

"Terjadi ribut-ribut. Passport Tegar dibawa sama AD. Tegar nggak bisa berangkat ke Labuan. Kita awalnya mau selesaikan baik-baik sama AD, minta pass­port-nya dibalikin. Tapi, AD nggak mau, dia ngaku katanya passport Tegar tidak berada di tangannya," kata Donald.

Namun mereka tidak percaya pengakuan tersebut. Ia yakin AD-lah yang membawa passport Tegar. Kejadian itu diakuinya terjadi di Singapura.(rmol.co)