Ingin Tiru Eropa, Pemerintah Akan Lenyapkan BBM Jenis Premium



Jakarta - Mulai bulan depan, PT Pertamina akan menghilangkan BBM jenis Premium di SPBU yang ada di kota-kota besar. Pertamina beralasan, kebijakan ini diterapkan agar masyarakat secara perlahan bisa beralih dari Premium.

Dalam waktu dua tahun ke depan Indonesia diharapkan sudah bebas dari BBM jenis Premium. Seperti halnya negara-negara Eropa yang sudah tidak menggunakan bensin beroktan 88.

Nantinya Premium hanya akan dijual di SPBU jalur angkutan umum dan pinggiran kota. Selain itu, BBM dengan RON 88 ini hanya diperuntukkan bagi angkot, mikrolet, dan lain lain. "SPBU tengah kota tidak jual lagi Premium," ucap Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang di Jakarta, Kamis (16/04/2015)

Untuk menggantikan Premium, maka Pertamina akan meluncurkan bensin jenis baru yang kualitasnya hanya sedikit di atas Premium namun masih di bawah Pertamax.

"Kami akan mengeluarkan produk bensin baru dengan (research octane number/RON) 90 pada bulan depan di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan kota besar lainnya di Jawa," ujar Bambang.

Dipastikan pengganti Premium tersebut akan lebih mahal dari Premium, namun harganya di bawah Pertamax. Bambang menyebut, produk bensi baru tersebut akan lebih ramah lingkungan.

"Harganya belum ditentukan yang pastinya di tengah Premium dan Pertamax. nanti Mei kami akan launching. Ini membantu pemerintah dalam migrasi penggunaan Premium ke bahan bakar yang lebih baik, ini juga berdampak pada ramah lingkungan," katanya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil mendukung langkah Pertamina untuk menghapus Premium dan membuat BBM baru yang lebih baik. Meski lebih mahal, hal ini memberi dampak lebih baik pada lingkungan dan Indonesia bisa sejajar dengan Eropa.

"Kita harus ikuti RON 92, 95 seperti standar Eropa karena baik untuk lingkungan," tegas Sofyan. {merdeka}