Meski Diundang Jokowi Ke Istana, Mahasiswa Tetap Akan Demo


Meski Diundang Jokowi Ke Istana, Mahasiswa Tetap Akan Demo

 
Jakarta - Jokowi mengundang para aktivis mahasiswa ke Istana malam ini. Meskipun demikian, undangan itu tidak membuat para mahasiswa membatalkann rencana merek untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei mendatang.

Undangan ini dibagi dua tahap. Pertama para organisasi ekstra kampus yang terdiri atas HMI, KAMMI, dan GMNI yang dilakukan sekitar pukul 6 sore. Kedua, baru BEM yang terdiri atas BEM UI, BEM Trisakti, BEM ITS, BEM UGM, dan BEM Universitas Telkom yang dilakukan pukul 7 malam.

"Undang ini tidak akan mengganggu sikap kami. Kata Pak Jokowi, kalau kami mau demo, turun aja," ucap Ketum PB HMI Arief Rosyid Hasan usai pertemuan.

Ketum KAMMI, Andriyana, menyampaikan pernyataan yang sama. Menurutnya, dalam pertemuan itu dibicarakan masalah liberalisasi ekonomi dan sikap mahasiswa atas penerapan harga BBM berdasarkan harga pasar. "Kami minta BBM jangan diserahkan ke pasar," ucapnya.

Mengenai aksi demo, kata Andriyana, KAMMI tetap akan turun. "Kami akan turun 21 Mei di depan Istana dan di seluruh Indonesia. Untuk depan Istana kami akan turun sekitar 1.000 yang berasal dari Jabar, DKI, dan Banten,"tegasnya. {rmol}