Suhu Panas Ekstrem Akan Landa Aceh, Ini Pesan BMKG

Suhu Panas Ekstrem Akan Landa Aceh, Ini Pesan BMKG


AcehJournalPasific.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara di wilayah Aceh pada bulan Juni dan Juli 2015 akan mencapai suhu yang ekstrem, yakni 36 derajat celcius. Pihak BMKG pun meminta masyarakat untuk mewaspadainya.

Prakirawan BMKG Aceh, Rahmat Taulani, menjelaskan, meningkatnya suhu udara ini disebabkan wilayah Aceh telah memasuki musim kemarau dan posisi matahari berada di utara khatulistiwa.

"Matahari tepat berada di atas wilayah kita dan langsung menyinari tanpa ada penghalang," kata Rahmat.

Rahmat menerangkan, suhu sepanas itu tidak terjadi setiap hari dan hanya terjadi pada hari-hari tertentu saja. Apabila suhu udara telah mencapai 35 sampai 36 derajat celsius, maka sudah termasuk cuaca ekstrim.

"Meskipun telah memasuki musim kemarau, bukan berati tidak terjadi hujannya di wilayah Aceh, hanya curah hujannya saja yang lebih banyak berkurang. Selama musim kemarau diperkirakan curah hujan dalam satu bulannya mencapai 50 mm," ungkap Rahmat.

Terkait cuaca panas dimaksud nantinya, BMKG Aceh menghimbau masyarakat untuk mewaspadai terhadap cuaca panas yang melanda wilayah Aceh, karena akan dengan mudah terjadinya kebakaran dan kekurangan cairan tubuh juga.

"Bagi yang merokok jangan membuang puntung rokok sembarangan karena bisa mengakibatkan kebakaran dan juga dapat dianjurkan untuk banyak minum mencegah dehidrasi," ingat Rahmat.

Cuaca panas yang paling ekstrem telah menyerang India. Suhu mencapai 50 derajat celcius. Ratusan orang tewas terkena serangan panas.{mdk}