Tommy Soeharto Larang Masyarakat Ikut Lengserkan Jokowi



Jakarta - Agenda besar yang diusung Gerakan 20 Mei tahun ini adalah melengserkan Jokowi. Mahasiswa dan para aktivis menyatakan siap turun ke jalan.

Putra bungsu Presiden Soeharto, Tommy Soeharto menanggapi rencana aksi tersebut. Lewat akun twitter @HutomoMP_9, dia berpesan agar masyarakat tidak turun ke jalan.

"Pesan saya untuk masyarakat luas jangan ikut-ikut seruan gerakan 20 Mei. Sebaiknya diam di rumah, ingat keluarga, ingat tanggung jawab," kicau Tommy, Rabu (13/05/2015).

Tommy berkilah, lebih baik masyarakat mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan daripada mengikuti demo.

"Jangan mau dimanfaatkan untuk turun ke jalan teriak-teriak demi kepentingan oknum-oknum tertentu," kicau Tommy lagi.

Konsolidasi mahasiswa dan para aktivis terus dilakukan menjelang gerakan 20 Mei. Aktivis yang juga tokoh Malari Hariman Siregar yang pernah dipenjara akibat melawan rezim, menjanjikan tanggal 20 Mei 2015 akan ada gerakan besar yang menjatuhkan Jokowi.

"Gerakan mahasiswa adalah kegiatan yang dilakukan untuk membuat perubahan di luar kegiatan mahasiswa," ujar Hariman di acara konsolidasi di Jakarta awal bulan lalu. {rmol}