Sering 'Impor' Brondong Kerumah, Warga Gerebek Rumah Janda

Sering 'Impor' Brondong Kerumah, Warga Gerebek Rumah Janda


Madiun - Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun dibuat malu oleh ulah seorang pendidik. Rin, yang merupakan seorang guru salah satu SMP di Mejayan, digerebek puluhan warga di rumahnya di Desa Buduran, Wonosari, Kabupaten Madiun, kemarin dini hari (08/06/2015). Ketika digerebek, warga menemukan Ilh (30 th) di rumah perempuan berusia hampir setengah abad itu. Rin mengaku, Ilh adalah kekasihnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, penggerebekan tersebut berawal saat Ilh datang ke rumah Rin pada Minggu (07/06/2015) sekitar pukul 21.30. Namun, hingga larut malam, Ilh ternyata tidak kunjung pulang dari rumah Rin. "Penggerebekan dilakukan warga sekitar pukul 02.30 tadi (kemarin dini hari, Red)," kata Plt Kepala Desa, Buduran Sudarwati, kemarin (08/06/2015).

Dirinya menyebutkan, penggerebekan itu merupakan puncak kekesalan warga. Sebab, Rin yang berstatus janda sudah lama menjalin hubungan asmara dengan Ilh. Lelaki yang berusia 20 tahun lebih muda tersebut acap menginap di rumah Rin tanpa meminta izin kepada ketua RT setempat. Hal itu terjadi lebih dari setahun. "Semestinya izin dulu, baru bisa menginap atau tidak," ujarnya.

Pasangan tersebut lantas digiring ke kantor pemerintah desa setempat sekitar pukul 04.30. Ikut pula perwakilan warga, perangkat desa, sejumlah tokoh, dan polisi. Berdasar hasil musyawarah, kedua pihak sepakat berdamai. Masing-masing keluarga berjanji menjaga Rin dan Ilh agar tak mengulangi perbuatan mereka. "Warga yang semula emosi menerima keputusan keluarga untuk berdamai," ujarnya.

 Kapolsek Wonoasri AKP Sudiono, membenarkan adanya penggerebekan pasangan yang melibatkan seorang guru tersebut. Namun, karena kedua pihak sudah sepakat berdamai, pihaknya tidak memproses lebih lanjut. {jpnn}