Harga Daging Naik, Menteri Sofyan : Saya Tidak Tahu Apa Masalahnya


Harga Daging Naik, Menteri Sofyan : Saya Tidak Tahu Apa Masalahnya



Jakarta - Menko Perekonomian Sofyan Jalil menilai Pemerintah berhasil menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Hal tersebut diutarakan oleh Sofyan setelah sebelumnya Menteri Perdagangan Rachmat Gobel juga menyampaikan hal serupa.


"Secara over all, saya bicara dengan Badan Pusat Statistik (BPS), harga-harga cukup terkontrol. Harga bahan pokok oke. Pasokannya oke, beras oke, gula oke. Data sampai pertengahan Juli, harga oke," ujar Menko Sofyan di Jakarta, Selasa (14/07/2015).

Namun, harga daging masih menjadi persoalan. Meski harga daging sudah menyentuh angka Rp 120.000 per kilogram,Sofyan hanya menanggapi dengan santai. Dia menyebut kenaikan harga daging karena tingginya permintaan yang tak selaras dengan pasokan. Sofyan tidak menampik, kondisi ini bisa mendorong inflasi melonjak.

"Saya tidak tahu apa masalah dengan harga daging. Mungkin karena permintaan sangat tinggi, tapi antisipasi suplainya kurang," ujarnya.

Untuk menjaga harga beras tetap stabil, Menko Sofyan mengaku ada kemungkinan untuk mendatangkan beras dari negara lain. Perubahan iklim bisa mempengaruhi hasil panen raya tahun ini. Stok beras sampai akhir tahun paling sedikit harus 1,5 juta ton.

"Tapi tidak tertutup kemungkinan (untuk impor) kalau nanti tidak cukup cadangan sampai akhir tahun," tegasnya. {mdk}