Luhut : Bencana Asap Tidak Perlu Jadi Bencana Nasional



Jakarta - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan di Riau telah berlangsung lama dan menimbulkan banyak korban yang menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) dan berbagi penyakit lain terkait pernafasan. Namun, Menko Polhukam Luhut Panjaitan berpendapat, tidak perlu menjadikan bencana kabut asap sebagai bencana nasional. Apa alasan Pemerintah tidak menjadikan ini sebagai bencana nasional?

"Engga perlu, karena kita sudah bisa lakukan itu dengan baik dan kita juga sudah berkomunikasi dengan negara tetangga kita karena mereka juga menjadi bagian yang terkena dampak ini," kata Luhut di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (30/09/2015).

Mengenai pernyataan publik yang mengatakan jika Jokowi datang ketempat wilayah asap hanya merupakan pencitraan, Luhut beranggapan kalau pendapat publik itu sangat tidak pantas.

"Jadi kalau orang bilang presiden pergi ke tempat yang ada asap karena melakukan pencitraan. Saya rasa itu omongan yang tidak pantas, karena dengan saat beliau pergi ke tempat asap-asap itu kita sudah menemukan pola penyelesaian untuk masalah kebakaran ini," ujar Luhut.

Selain itu, Luhut juga akan mengundang perwakilan dari Singapura untuk datang dan melihat langkah-langkah apa saja yang sudah dilakukan untuk menangani permasalahan asap tersebut. Hal ini bertujuan untuk melihat perkembangan dari bencana asap.

"Besok ini juga kita undang dari Singapura untuk melihat, dan presiden sudah memerintahkan saya untuk itu dan kita akan mengajak untuk melihat langkah-langkah apa saja yang sudah dilakukan," kata Luhut.

"Jadi tanggal 10 kami akan pergi ke sana untuk melihat perkembangannya dan ajak wartawan juga untuk melihat perbedaannya dari kemarin sebelum ke sana dan sekarang," pungkasnya.

via detik.com