HT Sebut Indonesia Masih Belum Siap Hadapi MEA, Ini Alasannya

HT


Jakarta - Para pelaku usaha di Indonesia dinilai belum siap menghadapi Pasar Bebas ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan akhir 2015 ini. Salah satu alasan nya adalah persiapan yang masih minim untuk bersaing dengan para pelaku usaha di negara-negara tetangga.

‎Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, ‎bukan hanya soal tenaga kerja, namun juga soal industri barang dan jasa.‎

"Saya pikir pemerintah perlu mengkaji. Hal-hal yang menyangkut masyarakat yang belum siap ini supaya di negosiasikan ulang. Jangan mereka diadu di pasar bebas, nanti malah mereka terpuruk,” kata Hary Tanoesoedibjo dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Kamis (17/12/2015).

‎Hal yang sama diutarakan HT, sapaannya, saat melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perindo di Lampung, kemarin.‎‎ HT diketahui merupakan pengusaha sebelum terjun ke dunia politik. Saat ini, dia merupakan bos MNC Group, yang bergerak di berbagai bidang. Salah satunya, asuransi dan media.

‎Menurut dia, ‎pemerintah perlu mengkaji tentang perlunya pembatasan dan pembinaan bagi para pelaku usaha lokal. Utamanya, ‎kelompok pengusaha kecil dan menengah. Pembinaan perlu dilakukan agar mereka siap bersaing secara sehat dengan pelaku usaha di negara tetangga.‎

"‎Apalagi kondisi ekonomi kita lagi seperti ini. Kita sudah lihat ekspor kita ini dibandingkan tahun lalu turun hingga 17 persen kalau dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa produksi nasional juga turun. PHK sudah mulai kelihatan makin banyak, artinya ekonomi kita tidak lebih baik,” demikian HT.

{rmol/bhy}