Loyo, Rupiah Masih Bertahan Di Rp 14.000 Per Dolar




Jakarta - Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika masih enggan meninggalkan level Rp 14.000 per USD. Sampai siang ini, Rupiah berada di level Rp 14.050 per USD.

Data Bloomberg mencatat, pergerakan Rupiah cukup stabil di Rp 14.000-an per USD. Rupiah sempat menyentuh titik terendahnya di Rp 14.084 per USD yaitu pukul 12.05 waktu Singapura.

Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, meski laju Rupiah bergerak menguat, namun hanya tipis. Pelaku pasar cukup merespon positif masih surplusnya laju neraca perdagangan yang dinilai baik untuk perbaikan current account deficit Indonesia.

Pelaku pasar juga merespon aksi Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 222/PMK.07/2015, di mana pemerintah mengubah aturan batas defisit pemerintah daerah menjadi hanya 0,1 persen dari sebelumnya dipatok 0,3 persen yang menandakan ruang gerak pemerintah lebih luas karena bisa mentolerir defisit anggaran hingga 2,9 persen.

Akan tetapi, di tengah positifnya laju Rupiah tersebut terlihat pergerakan laju mata uang lain nya turut melemah terhadap USD, antara lain EUR, GBP, JPY, CAD, dan beberapa lainnya.

Dengan melemahnya sejumlah mata uang tersebut membuat Rupiah pun turut rentan terkena pelemahan.

"Laju Rupiah mencoba berbalik arah menguat. Jika sentiment yang ada cukup mendukung maka masih dimungkinkan bagi Rupiah untuk dapat bergerak positif. Meksi demikian, tetap mewaspadai potensi pelemahan yang ada mengingat mata uang lainnya masih cenderung melemah terhadap laju USD." ujarnya dalam riset harian, Jakarta, Rabu (16/12/2015).

{mdk/bhy}