Seorang Polwan Di Banda Aceh Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Oknum TNI



Banda Aceh - Seorang anggota Polisi Wanita (Polwan) berpangkat Brigadir Dua (Bripda) hampir saja menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang oknum TNI. Pelaku, Serka BD (32) masuk ke rumah korban melalui pintu belakang.

"Pelaku saat ini sedang dalam penanganan Pomdam IM (Polisi Militer Kodam Iskandar Muda)," kata Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (IM), Kolonel Inf Machfud saat dikonfirmasi wartawan di media center, Rabu (16/12/2015).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tadi. Pelaku datang ke rumah korban yang terletak di Banda Aceh dengan mengendarai motor. Serka BD kemudian memarkirkan kendaraannya tak jauh dari rumah korban.

Ketika itu, korban sedang tidur di dalam kamar bersama seorang sepupunya yang masih berusia sekitar 17 tahun. Pelaku yang berdinas di jajaran Kodam IM ini kemudian masuk ke kamar korban dengan mendobrak pintu.

Tapi Pelaku kemudian meminta korban dan sepupunya untuk tidak berteriak. Ia juga mengancam korban dengan sebilah parang. Saat itu, Serda BD hendak memperkosa korban yang merupakan Polwan.

Sambil melawan, korban terus berteriak minta tolong. Teriakan korban membuat pelaku panik dan hendak kabur. Pelaku sempat menabrak jendela kaca hingga kepalanya terluka dan kaki terkilir. Serka BD akhirnya berhasil diamankan warga.

Akibat peristiwa itu, anggota Polwan tersebut mengalami luka pada siku kanan karena terkena parang, paha kiri memar, dan leher terdapat luka bekas cekikan pelaku. Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Kapendam, pelaku akan diproses sesuai dengan hukum militer. Saat ini, ia masih menjalani pemeriksaan di Pomdam IM.

"Setiap prajurit yang berbuat kesalahan sekecil apapun, pasti akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Keluar rumah tanpa pakai helm saja bisa kena sanksi disiplin. Apalagi seperti ini," tegas Machfud.{dtk}