Tak Sengaja Temukan Bom Rakitan, Warga Aceh Utara Geger

jihandak


Aceh Utara - Sebuah bom rakitan seberat 50 kg dan panjang 60 cm ditemukan di drainase Desa Matang Ben, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. Warga setempat pun gempar dengan temuan benda berbahaya yang masih aktif ini.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kapolsek Tanah Luas Ipda Y Riandi di Tanah Luas mengatakan, awalnya bom tersebut ditemukan oleh seorang operator alat berat, saat sedang membersihkan drainase di desa tersebut.

"Tadi bom tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang operator alat berat saat sedang membersihkan drainase, bom itu beratnya mencapai 50 kilogram dan panjangnya sekitar 60 centimeter," ujar Riandi, Kamis (18/12/2015). Demikian yang dilansir Antara.

Riandi menyebutkan, saat sedang melakukan pembersihan, tiba-tiba orang tersebut menyentuh benda keras dan berbentuk tabung yang telah bercampur dengan lumpur, kemudian benda tersebut diangkat ke atas badan jalan.

Karena melihat bentuknya yang mencurigakan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka operator alat berat tersebut melaporkan kepada warga setempat, lalu warga pun langsung melaporkan kepada pihak keamanan.

"Waktu lagi dibersihkan saluran itu, tiba-tiba alat beratnya menyentuh benda yang keras. Karena penasaran, maka operatornya melihat benda apa dan langsung diangkat ke badan jalan, tutur Riandi.

Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Detasemen B Jeulikat, Lhokseumawe, dipimpin oleh Kanit Jihandak, Aiptu Asep tiba di lokasi dan mengamankan bom rakitan tersebut.

Lokasi penemuan bom rakitan telah dipasang garis polisi agar tidak ada yang melintas. Selain itu, penemuan bahan peledak tersebut juga menarik perhatian warga setempat dan berbondong-bondong datang ke lokasi penemuan bom tersebut. {mdk}