Anggap Ahmadiyah Bukan Aliran Sesat, Polri Akan Lindungi Penganut Ahmadiyah

polisi


Jakarta - Pihak Mabes Polri meyakini warga Ahmadiyah bukan merupakan suatu aliran sesat seperti yang diungkapkan banyak pihak. Karo Penum Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto menegaskan, pihaknya akan melindungi warga Ahmadiyah di seluruh Indonesia. Itu adalah instruksi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

"Kami lakukan perlindungan dan pengamanan. Pak Kapolri sudah memberi perintah pada Kapolda untuk memberikan perlindungan kepada komponen bangsa ini. Termasuk saudara-saudara kita kaum Ahmadiyah," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (10/02/2016).

Agus menambahkan, Polri akan mengirimkan personelnya bila ada gejolak di daerah mengenai Ahmadiyah ini.Selain itu, Ia menegaskan Polri fokus menjaga stabilitas negara dan memastikan setiap orang mendapat hak hidup dalam bernegara.

"Kita semua harus berperan dalam suatu proses kehidupan bermasyarakat. Polri terima kasih kepada masyarakat selama ini sudah membantu Polri walaupun tugas kami belum sempurna," jelas Agus.

Sebelumnya diketahui, warga Bangka Belitung baru saja mengusir warga penganut Ahmadiyah. Pengusiran diduga berawal dari surat bertanggal 5 Januari yang ditandatangani Fery Insani, Sekretaris Daerah Bangka.

Isi surat menyatakan bahwa Jemaah Ahmadiyah Indonesia harus keluar dari lingkungan Srimenanti Sungailiat atau bertobat.{jpnn}