Cari Sumbangan Di Jalanan, Balai Pengajian di Pidie Jaya Pekerjakan Anak Dibawah Umur

bocah dibawah umur cari sumbangan


Pidie Jaya - Sebuah balai pengajian di Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, mempekerjakan 3 anak di bawah umur untuk mencari sumbangan di persimpangan jalan di Kabupaten Pidie. Adapun hasil sumbangan yang dikumpul bocah itu berdalih untuk pembangunan balai pengajian.

Tiga bocah tersebut, masing-masing berinisial MA masih pelajar SD kelas 4, DK kelas 6 dan MI kelas 1 SMP. Dengan dibekali selembar surat keterangan dan kardus kosong, mereka disuruh oleh seorang pengurus balai pengajian untuk mencari sumbangan dari pengendara di persimpangan jalan.

”Setiap hari kami diantar ke Kabupaten Pidie, selanjutnya diturunkan di persimpangan jalan,”kata seorang bocah berinisial DK ketika ditanyai, Senin (22/02/2016) di Simpang Keuniree, Kota Sigli.

DK mengaku, sumbangan yang didapat setiap harinya berkisar Rp 100.000 rupiah, uang itu diserahkan langsung kepada pengurus balai pengajian.

”Kami mendapatkan separuh dari hasil yang kami cari,” katanya.

Sementara itu Kepala MPU Pidie, Tgk M. Nasir, Senin (22/02/2016) mengaku sangat menyesalkan sikap pimpinan salah satu balai pengajian di Kabupaten Pidie Jaya, yang tega menyuruh anak di bawah untuk mencari sumbangan dengan dalih untuk membangun balai, seharusnya ini tidak boleh terjadi.

”Seharusnya mereka diarahkan untuk menuntut ilmu, bukannya menyuruh untuk mencari sumbangan,” tegasnya.

sumber : ajnn