Beli Pulsa Sambil Pamerkan 'Burung', Pemuda Ini Dihajar Hingga Babak Belur



Ternate – Inilah akibatnya jika memperlihatkan ‘burung’ di depan anak yang beranjak remaja. Wajah babak belur, lalu masuk penjara. Kejadian ini menimpa CHM alias Candra (29) warga Kota Weda, Halmahera Tengah (Halteng).

Ia dihajar hingga babak belur setelah dengan sengaja memperlihatkan burungnya pada Bunga (12) -nama samaran-siswi kelas 6 SD pada salah satu sekolah di Kota Weda, Jumat (25/03/2016).

Ditemui di Polsek Weda, Hamzah, ayah korban menceritakan percobaan pencabulan yang dilakukan Candra kepada anaknya. Saat itu pelaku membeli pulsa di kios miliknya. Kebetulan yang jaga adalah anaknya seorang diri. Kesempatan itu, dimanfaatkan pelaku dengan mengeluarkan burungnya di hadapan anaknya.

Anaknya yang ketakutan karena tatapan nafsu si pelaku langsung keluar dari kios dan berteriak minta tolong. Mendengar teriakan anaknya, ia yang berada dalam rumah langsung keluar. Sementara pelaku sudah melarikan diri.

“Saya kejar, dapat langsung saya pukul. Sudah begitu dia mengaku anggota polisi. Saya tidak percaya. Saya terus memukulnya sampai ia lari mengamankan diri ke Polsek Weda,” katanya sembari mengatakan pelaku melakukan percobaan pencabulan terhadap anaknya.

Pantauan Malut Post di Polsek Weda, pihak dari keluarga korban masih berusaha menerobos masuk ke sel tahanan untuk menghajar pelaku. Namun sejumlah anggota Polsek maupun dari Polres Halteng langsung mengamankan pelaku ke Polres Halteng untuk diperiksa.

Sementara itu, dihadapan polisi Chandra mengatakan tidak sadar mengeluarkan burungnya. Sebab saat itu ia dalam keadaan mabuk.

“Saat itu saya mabuk jadi kemaluan saya keluar itu saya tidak tahu,” ungkap pelaku di hadapan SPKT Polres Halteng kemarin. Keluarga korban sendiri akan terus mempolisikan Candra dengan membuat laporan ke polisi.

malut post/jpnn