Dicambuk Akibat Berjudi, Pemuda Ini Laporkan Algojo Ke Polisi

armiadi


Aceh Besar - Armiadi Bin Husen (36 tahun) pelaku perjudian yang dihukum cambuk sebanyak 10 kali di halaman Masjid Agung Al Munawwarah, Jantho, Aceh Besar, Jumat (15/04/2016) siang melapor kepihak kepolisian setempat. Pasalnya, pelanggar syariat itu tidak terima cara eksekusi para algojo terhadap pelanggar syariat.

Dirinya mengaku, tidak terima dengan kelakuan algojo yang mencambuk bagian leher dan telinga. Hal ini dinilai terhukum menyalahi aturan. Cambukan algojo saat mengeksekusi Armiadi ternyata mengenai leher hingga kepala sehingga menyebabkan luka lembam pada leher. Armiadi tidak terima atas perlakuan itu dan mengajukan protes bersama tiga orang pelanggar lainya ke pihak kepolisian.

"Setahu saya cara cambuknya itu di punggung, bukan di atas leher atau di bawa pinggang. Tapi ini coba lihat leher saya begini, kepala saya masih sakit karena kena cambuk dibagian telinga. Saya tidak terima dan akan lapor ke polisi," kata Armiadi kepada wartawan.

Usai eksekusi cambuk, Armiadi bersama pihak keluarga bertandang ke Mapolres Aceh Besar guna melapor dan diikuti oleh tiga orang pelanggar syariat lainya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Aceh Besar, AKP Azhari mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan akan menindaklanjuti laporan pengaduan tersebut.

"Apakah ada unsur kesengajaan atau tida nanti kita lihat, kita akan lakukan visum terlebih dahulu dan akan mencari keterangan dari saksi," katanya

Sepert diketahui, eksekusi cambuk kembali dilakukan terhadap 21 pelanggar syariat Islam di halaman Masjid Agung Kota Al Munawwarah, Jantho, Aceh Besar, Jumat (15/04/2016) siang

Sebanyak 17 terhukum diantaranya terlibat kasus perjudian, sementara empat lainnya merupakan pasangan khalwat. Hukuman cambuk tersebut turut disaksikan oleh ratusan warga Aceh Besar. {hd}