Sering Bermasalah, DPRK Banda Aceh Kritik Pelayanan PDAM

PDAM


Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Banda Aceh Arief Fadillah, mengaku kecewa dengan kualitas pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang  buruk dan sampai saat ini masih sangat sering bermasalah.

Menurut Arief, DPRK sudah mengalokasikan anggaran yang cukup terhadap PDAM Kota Banda Aceh agar permasalahan air bisa segera diatasi.

"Kami heran dengan kinerja PDAM, ini anggaran yang begitu kuat dialokasikan tapi masih juga terjadi keluhan-keluhan di masyarakat," kata Arief Fadillah, Jumat (15/04/2016).

Bahkan, kata Arief, DPRK Banda Aceh sudah melakukan koordinasi dengan balai konservasi air minum yang berada di Lambaro Aceh Besar. Menurutnya, setelah melakukan pengecekan jumlah dan kualitas suflai air ke Kota Banda Aceh tidak ada pengurangan.

"Namun kita juga masih heran kenapa pada saat mengalir kemasyarakat, air masih sangat minim. Air baru keluar sudah tengah malam, kami tidak tahu tehnik di lapangan, pihak PDAM menyampaikan berbagai alasan, ada yang bilang doble pipa, kebocoran air, dan pencurian, macam-macam alasannya,” pungkas Arief.