Jika Jadi Walikota, Adnan Meupeppep Akan Hapus Hukuman Cambuk

adnan


Banda Aceh
- AKBP Adnan alias polisi meupeppep mengaku dirinya siap memimpin kota Banda Aceh untuk melakukan perubahan total. Bahkan program pertama yang akan dijalan adalah menghapus hukum cambuk di Kota Banda Aceh.

Kasat PJR Ditlantas Polda Aceh ini mengaku, dirinya berencana ikut dalam pesta demokrasi pemilihan Wali Kota Banda Aceh 2017 mendatang melalui jalur independen . Bahkan, ia menyebutkan sudah memiliki sejumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dikumpulkan oleh relawan.

“Insya Allah saya akan mencalonkan diri kalau memang nantinya banyak yang meminta yaitu melalui jalur independen, saya menolak dari partai. Sedangkan program pertama yang saya lakukan adalah menghilangkan hukum cambuk di Banda Aceh,” kata AKBP Adnan di Mapolda Aceh, Jumat siang (29/04/2016).

Meski menghilangkan hukum cambuk, sebutnya, bukan berarti syariat Islam tidak ditegakkan. Justru ia mengaku akan tetap memperkuat penerapan syaraiat Islam di Banda Aceh. Terutama penerapan syariat Islam yang bermuara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk mencegah segala bentuk perbuatan maksiat.

Saat ditanyakan apa alasannya menghilangkan hukum cambuk. Adnan mengaku, hukum cambuk tidak ada efek jera bagi pelaku. Setelah dicambuk di depan umum, mereka bebas. Kalau pun ada lembam akibat pukulan cambuk, setelah diberikan obat nantinya akan sembuh sendirinya.

“Makanya setiap orang yang melanggar syariat, seperti mesum, berzia atau perbuatan lainnya kita jerat dengan hukum positif negara, hukum KUHP, mereka bila bersalah akan diperjara,” tukasnya.

Menurut Adnan, hukum penjara itu jauh lebih berat dibandingkan hukum cambuk yang diberlakukan sekarang. Bila dihukum dengan kurungan badan, jauh lebih terasa efek jeranya.

“Kalau dipenjara itu, 3 bulan saja itu cukup berat rasanya,” imbuhnya.

Selain itu, kata AKBP Adnan, bila sedang berada dalam mobil dinas, dirinya berjanji tidak akan menutup kaca. Ini dilakukan agar bisa berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

“Ini bagaimana bisa kita tau keluh kesah rakyat kalau setiap kita pergi kemana-mana kaca mobil aja ditutup. Saya akan buka kaca mobil saat berkunjung ke gampong-gampong untuk menyerap aspirasinya,” tegasnya.

Tak hanya itu, Adnan juga berencana akan memperbaiki objek wisata seperti Ulee Lheue jauh lebih baik. Terutama di Ulee Lheue akan memasang lampu penerangan, sehingga bila pun ada yang datang ke Ulee Lheue pada malam hari tidak ada yang melakukan mesum, karena sudah ada penerang.

“Kalau sudah terang, bagaimana bisa mereka mesum lagi,” pungkasnya.

sumber : habadaily