2 Perampok Modus Hipnotis Asal Riau Ditangkap Di Langsa

pelaku hipnotis di langsa


Langsa - Tim Polsek Langsa Barat menangkap dua perampok bermodus hipnotis yakni, Toni Siagian (71) dan Yulnaidi (48), mereka tercatat sebagai warga Pekanbaru, Riau‎.

Kapolres Langsa AKBP Sunarya SIK melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Suparwanto SH kepada AJNN, menyebutkan. Kronologi kejadian bermula saat korban Darwis (68) warga Desa Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang ‎keluar dari Masjid Raya Langsa hendak pulang ke Aceh Tamiang.

Suparwanto menjelaskan, sebelum pulang ke Aceh Tamiang korban membeli buah kates di pasar buah, namun dalam perjalanan korban dipepet dengan mobil Avanza warna putih bernomor polisi BM 1435 NA yang ditumpangi dua pelaku.

"Dua pelaku langsung menyapa korban dengan gaya sok akrab, mau kemana pak. Kemudian korban menjawab mau pulang ke Aceh Tamiang, selanjutnya pelaku langsung mengajak korban naik ke mobil dengan alasan mereka juga mau ke Aceh Tamiang,"jelasnya.

Setelah naik ke mobil, lanjut Suparwanto, korban diperintahkan oleh Yulnaidi untuk duduk didepan bersama tersangka Toni Siagian. ‎Setelah di mobil korban disuruh tutup pintu, saat kondisi korban mereng karena sedang menutup pintu tersangka Toni langsung merogoh kantong celana korban dan mengambil uang yang dibungkus dengan plastik sebesar Rp. 613.000.

Tidak cukup di situ, pelaku kemudian mencoba merogoh kantong lainnya. Ternyata aksi yang kedua tersebut diketahui Darwis, merasa ada yang tidak beres, Darwis kemudian meminta turun dari mobil.

Tambahnya, setelah turun dari mobil, Darwis kemudian memeriksa uang di kantong yang ‎dibungkus dengan plastik ternyata sudah tidak ada lagi. Tanpa buang waktu korban langsung melapor kejadian yang menimpa dirinya ke pos polisi Tugu Lantas.

"Mendapat laporan tersebut anggota satuan lantas langsung mengejar mobil yang menuju kearah Banda Aceh sambil menyebar informasi lewat radio. Mendengar ada laporan perampok yang ingin melarikan diri. Kami dari Polsek Langsa Barat langsung melakukan razia di depan mapolsek" sebut Suparwanto.

Karena melihat ada razia, pelaku selanjutnya mencoba melarikan diri ke lorong samping Koramil Langsa Barat namun akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Menurut Suparwanto, dari tangan pelaku pihaknya berhasil mengamankan barang bukti uang korban sebesar Rp. 613.000 ‎dan uang lainnya sebesar Rp. 2.900.000 yang diduga hasil hipnotis korban lain serta tiga buah silet, dua ponsel merk Nokia, tiga buah dompet dan satu unit mobil Avanza.

"Untuk proses hukum selanjutnya, setelah diamankan di Mapolsek Langsa Barat. Pelaku berikut barang bukti akan kami serahkan ke Mapolres Langsa," sebut AKP Suparwanto.

sumber : AJNN