4 Orang Pemerkosa Siswi SMP Banda Aceh Ditangkap


pelaku pemerkosa di banda aceh



Banda Aceh - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh menangkap empat pelaku pemerkosa seorang pelajar SMP yang masih berusia 15 tahun.

Keempat pelaku pemerkosa anak dibawah umur tersebut yakni HSP, IG, TR dan SH, ditangkap secara terpisah.

Direskrimum Polda Aceh Kombes Nurfallah mengungkapkan kejadian pemerkosa pelajar SMP sebut saja Bunga asal Kota Banda Aceh tersebut terjadi pada Senin (02/05/2016) lalu, korban diperkosa secara bergiliran di dalam mobil milik salah satu pelaku. "Korban diperkosa didalam mobil dalam perjalanan menuju Gunung Geurute, Kecamatan Lhong Aceh Besar," katanya, Kamis (12/05/2016).

Dikatakannya, kejadian tersebut berawal saat pelaku HSP menjemput korban di rumahnya untuk mengajak minum kopi disalah satu cafe di Banda Aceh. Namun, korban dibawa ke salah satu bengkel di kawasan Lueng Bata dan di kawasan Neusu Jaya. "Saat di Neusu datang ketiga pelaku lainnya yang korban dipaksa masuk kedalam mobil tersebut," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan HSP merupakan otak pelaku dalam kasus pemerkosaan TSN. Dimana, pelaku terpaksa melakukan tindakan asusila dikarenakan dendam, karena ditolak oleh korban untuk menjadi pacarnya. "Karena ditolak menjadi pacar, pelaku HSP dendam dan berniat jahat untuk memerkosa korban," katanya.

Setelah memperkosa korban, para tersangka mengantar korban pulang ke rumah, disertai ancaman agar korban tidak melaporkan perbuatan mereka. "Jadi korban tidak berani melaporkan kejahatan pelaku, selang tiga hari kemudian, korban memberanikan diri untuk melaporkan tindakan kejahatan ke empat pelaku tersebut," ungkapnya.

Atas laporan tersebut, tim langsung menangkap pelaku secara terpisah, sementara HSP otak pelaku pemerkosa ditangkap di Kota Sabang. "HSP melarikan diri ke Sabang, dan sudah kita tangkap," kata Nurfallah.

Selain menahan para tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti antara lain satu unit mobil dan sepeda motor dan telepon gengam. Para tersangka dijerat pasal 81 dan 82 UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan perempuan dan anak dengan hukumman 15 tahun penjara.


sumber : AJJN.net