Jual Sabu-Sabu, Pasangan Suami Istri Asal Luengbata Ditangkap Polisi

penjual narkoba


Banda Aceh - Tim Satresnarkoba Polresta Banda Aceh menangkap pasangan suami istri yang diduga mengedar narkoba jenis sabu. Kedua pasutri ini selain menjadi pengedar juga diduga sebagai pengguna sabu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin mengatakan, pasutri ini ditangkap oleh tim Melati Satresnarkoba di kediamannya usai memperoleh  informasi dari masyarakat. Karena selama ini, masyarakat sudah sangat resah dengan peredaran narkoba.

Tersangka pasutri yang menjadi pengedar dan pengguna narkoba ini adalah Edo Zulkandiasy (21) dan istrinya Reka Mulya (19). Keduanya ditangkap di rumahnya Jalan Elang Timur, No 44, Desa Suka Damai, Kecamatan, Luengbata, Kamis (26/05/2016) sekira pukul 20.30 WIB.

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, ditemukan 9 paket sabu, uang tunai Rp 350.000, 1 kantong plastik es, 2 unit hp dan 1 dompet.

“Pengakuannya baru dua kali bertransaksi dan pasangan ini hanya bertugas menjual sabu. Mereka bertransaksi lewat handphone,” kata Kombes Pol T Saladin, Rabu (01/06/2016) di Banda Aceh.

Menurut pengakuan pasutri ini, kata T Saladin, setiap paket sabu dijual antara Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta. Tersangka juga mengaku, baru pertama kali ini berbisnis narkoba jenis sabu.

“Penyalahgunaan narkotika akan menjadi perhatian kami, untuk itu masyarakat kami harap turut membantu melapor jika mengetahui keberadaan pelaku penyalahgunaan narkotika,” pinta T Saladin.

Saat ini pasangan suami istri itu sudah ditahan di Mapolresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. mereka dijerat Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.


sumber : habadaily