Ketua Komisi X DPR-RI : Jangan Ada Konflik Pada Pilkada 2017


Teuku Riefky Harsya



Blangpidie - Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI), Teuku Riefky Harsya MT menghimbau masyarakat Aceh agar cerdas menentukan hak pilihnya dalam Pilkada 2017 mendatang

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi X DPR-RI, Teuku Riefky Harsya di depan 150 peserta saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, Minggu (27/11/2016) di salah satu hotel di Abdya.

''Pilkada ini (pemilihan paslon Bupati/Walikota dan Gubernur) adalah memilih pemimpin untuk lima tahun mendatang, tentu dalam memilih ini kita harus benar - benar teliti, sehingga tidak menyesal lima tahun ke depan nya,'' ujar Ketua Komisi X DPR-RI, Teuku Riefky Harsya MT.

Jangan sampai Pilkada 2017 ini, kata Teuku Riefky Harsya, menjadi ajang mengingat masa lalu yang kelam dalam konflik berkepanjangan.

''Kita harus cerdas menyikapi perbedaan, dan sudah saatnya kita bersatu menuju Aceh yang maju dan damai dalam bingkai NKRI'' pinta Wasekjen DPP Partai Demokrat ini.

Menurut Teuku Riefky, pasca perdamaian 2005 lalu Provinsi Aceh telah mengalami sejumlah perubahan, mulai dari pembangunan, ekonomi, sosial dan budaya.

''Jangan sampai persoalan beda pilihan kita jadi bermusuhan, apalagi ada korban jiwa, tentu ini tidak kita inginkan,'' katanya.

Dalam kesempatan itu, Riefky juga berpesan kepada para peserta agar tidak terprovokasi dengan gerakan pihak tertentu, yang berakibat mengganggu keamanan Pilkada.

''Jadi, dengan adanya kegiatan ini, bisa menambah semangat kita untuk mencintai tanah air dan tidak mudah terpancing dengan gerakan provokati. Karena, empat pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinnneka Tunggal IKa merupakan landasan berdirinya bangsa Indonesia,'' katanya.

Dalam sistem pemerintahan, tambahnya, keempat pilar itu memegang peran penting untuk perwujudan persatuan bangsa.

''Atas dasar itulah, empat pilar ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat , agar empat pilar kebangsaan ini bisa ditanam dalam jiwa kita,'' tutupnya. (bhy)