Anggota MPR : Jaga Kebhinekaan Usai Pilkada

teuku riefky harsya


BLANGPIDIE - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Ir Teuku Riefky Harsya MT mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan Kebhiniekaan pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh Teuku Riefky Harsya di depan 150 tokoh masyarakat saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan. "Pelaksanaan Pilkada telah usai, dan telah melahirkan pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat, sehingga kita harus kembali bersatu dan tidak mudah terprovokasi pada hal-hal yang dapat membahayakan keutuhan NKRI," kata anggota MPR-RI, Teuku Riefky Harsya, Senin (20/02).

Menurut Riefky, pembangunan bisa berjalan sesuai visi-misi para kandidat saat kampanye lalu menciptakan masyarakat sejahtera dan maju jika daerah aman dan nyaman. "Kita jangan mudah dipecah-pecah maupun di adu domba oleh siapapun. Mari kita bersama-sama saling menjaga dan membangun demi bangsa yang lebih baik,” pinta wasekjen DPP Partai Demokrat ini.

Menurutnya, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan terdiri dari banyak suku bangsa. Jika ini sampai terpecah-pecah tentu akan mengganggu kedaulatan NKRI. "Pemerintah tidak bisa membangun apabila masyarakatnya tidak bersatu. Indonesia cukup kaya dengan keragaman, ras, agama, dengan adanya kesatuan keamanan Insyaallah terjaga, karena kebhinnekaan merupakan perekat pemersatu suku bangsa, kalau kita bandingkan dengan negara lain, tidak banyak yang bisa menerima perbedaan itu," sebutnya.

Dalam kesempatan, anggota MPR-RI ini meminta masyarakat harus cerdas menganalisa kebhinekaan, dan harus mengedepankan kepentingan umum bukan pribadi dan golongan.

"Jangan mudah terprovokasi dengan isu yang akan memecah belah kesatuan dan persatuan,keberagaman yang dimiliki bangsa kita adalah sebuah kekayaan dan karunia besar. Jika nilai-nilai itu terus diperkuat, maka dengan bersatu semua elemen, pembangunan dapat kita capai untuk kemakmuran masyarakat," pungkasnya.(put)