Eks GAM Libya : Kalau Mualem Dan Zaini Berkuasa Lagi, Rakyat Aceh Tetap Melarat

tgk akob


BIREUEN - Eks pelatih GAM dan Komandan Operasi Wilayah Batee Iliek, Tgk Akob yang juga bekas anggota GAM Libya, menilai, Pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan dr. Zaini Abdullah – Muzakkir Manaf (Zikir), tidak mampu mensejahterakan masyarakat Aceh secara umum. Hanya segelintir orang saja yang menikmatinya. Itu pun orang-orang dekatnya saja.

Menurut Tgk. Akob, selama lima tahun Aceh dipimpin “Zikir”, masih banyak masyarakat Aceh yang hidup di bawah kemiskinan, disebabkan tidak adanya pemerataan pembangunan. Jika dilihat dari besarnya anggaran yang dikelola Pemerintah Aceh, tidak mungkin Aceh menempati urutan atas angka kemiskinan di Indonesia.

“Sebenarnya, siapa menikmati uang Aceh yang sangat berlimpah setelah Aceh ini damai ? Saya melihat hanya orang-orang dekat penguasa saja mendapat bagian menikmati uang itu. Sedangkan mantan kombatan masih banyak yang hidupnya melarat, tidak dipedulikan oleh mereka yang sudah jadi Gubernur dan Wakil Gubernur,” ketus Tgk. Akob, Kamis (09/02/2017).

Pria yang tergolong sangat sederhana ini menambahkan, ia merasa dibutuhkan saat-saat menjelang Pemilu atau Pilkada saja. Setelah itu dicampakkan begitu saja. “Makanya sekarang saya sudah kapok untuk membela keduanya (Doto Zaini dan Mualem) yang maju kembali sebagai calon Gubernur Aceh. Sebab, jika pun mereka yang berkuasa kembali, pasti tidak akan ada perubahan dan rakyat tetap masih hidup melarat,” tegas Tgk Akob.

Dia juga menyayangkan, dana pembinaan untuk mantan kombatan GAM ratusan miliar rupiah hanya di atas kertas saja, namun sampai saat ini tidak jelas siapa yang menikmatinya. Seharusnya, menurut Tgk. Akob, ada pihak bertanggungjawab terhadap dana itu yang sekarang mulai bermasalah dengan penegak hukum.


 

via koranbireuen