Timses Mualem Diduga Lakukan Politik Uang, Timses Irwandi Lapor Panwaslih

politik uang


MEUREUDU - Ketua Sekretariat Bersama (KSB) tim Irwandi-Nova Kabupaten Pidie Jaya, Usman A Jalil, didampingi kuasa hukumnya, Naufal Fauzan SH, Senin (13/02/2017) malam, sekira pukul 20.00 WIB, melaporkan praktik dugaan politik uang (money politic) ke kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih).

Dugaan praktek money politic tersebut dilakukan oleh warga Gampong Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, yakni dengan membagi-bagikan amplop berisi uang Rp 50.000 dan kartu nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut 5, Muzakir Manaf-TA Khalid. Pembagian amplop tersebut dilakukan Minggu (11/02), atau tiga hari menjelang pencoblosan.

“Berkas laporan telah kami serahkan ke kantor Panwaslih dengan tanda terima laporan No. 01/LP/PJ/II/2017,” sebut kuasa hukum pelapor, Naufal Fauzan SH, Selasa (14/02).

Pihaknya turut mengamankan tiga amplop berisi uang dan kartu nama yang disebarkan oleh dua pelaku, MN dan BW. Keduanya merupakan koordinator tim kecil di kecamatan. Diduga, amplop tersebut telah dibagi-bagikan di sebagian Gampong Ulee Glee.

“Praktik ini telah merusak demokrasi yang sedang kita perjuangkan bersama. Kita mendesak Panwaslih Pijay agar dapat bekerja maksimal, profesional, dan mengedepankan netralitas,” pungkas Naufal.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Pijay, M Yusuf SPd mengaku telah menerima pengaduan dari terlapor terkait dugaan politik uang yang dilakukan oleh koordinator tim kecil Muzakkir Manaf-TA Khalid. Pihaknya berjanji akan menuntaskan kasus ini dalam tempo dua hari sejak dilaporkan.

“Saya bersama seluruh anggota Panwaslih komit menuntaskan kasus ini dalam tempo dua hari,” ujar M Yusuf.


via SI