Posting Video Hoax Soal Penculikan Anak, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

penculikan anak hoax



MADURA
- Seorang pemuda berinisial AM asal Kota Sumenep harus berurusan dengan pihak polisi, gara-gara video yang dishare dari akun facebook  miliknya.

Video tersebut berisi seorang anak yang mengalami luka di leher seperti digorok. Video itu berbahasa Madura, sehingga seolah-olah peristiwa mengerikan itu terjadi di Madura. Masyarakatpun kemudian mengait-ngaitkan dengan isu penculikan anak.

"Sebetulnya video itu bukan asli berbahasa Madura, tetapi sengaja di 'dubbing'. Kalau orang-orang yang terlihat di video itu merupakan orang India. Jadi kejadiannya memang bukan disini," kata Kapolres Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora, Sabtu (25/3/2017).

Video tersebut kemudian secara sengaja dishare oleh AM ke FB pada Grup jual beli burung 'love bird' Sumenep, Pamekasan, dan sekitarnya. Video tersebut mendadak viral dan mendapat berbagai komentar dari anggota grup.


"Ada yang komentar: Ya Allah, tega bener tuh orang, dan beberapa komentar lain yang berisi kengerian. Intinya komentarnya tidak ada yang positif," ujarnya.

Pasca kejadian itu, tim cyber patrol langsung mencari tahu keberadaan AM sebagai pemilik akun FB yang dianggap telah menyebarkan berita palsu/ hoax, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat. Setelah berhasil mengetahui keberadaan AM, pemuda inipun langsung dibawa ke Polres untuk diproses hukum.

"Dari hasil pemeriksaan, AM mendapat postingan dan unggahan dari akun FB lain. Pengakuan AM, dirinya sengaja membagikan ke grup supaya semua anggota grup bisa melihat postingannya dan para orang tua bisa lebih menjaga anaknya dari pelaku penculikan," ungkapnya.

Pinora menambahkan, AM akhirnya mendapatkan sanksi berupa teguran dan yang bersangkutan berjanji tidak akan mengulangi lagi. "AM juga berjanji akan meneliti informasi yang ada, sebelum secara sengaja membagikan ke medsos. AM juga meminta maaf terhadap postingan palsu atau hoax yang telah dilakukannya," ungkapnya.



via inilah