Agum Gumelar : People Power Tak Mungkin Terjadi, Banyak Masyarakat Puas Dengan Kinerja Jokowi

agum gumelar


JAKARTA  - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agum Gumelar mengklaim, masyarakat Indonesia tak mungkin melakukan revolusi dan people power di era Jokowi. Hal ini, menurut Agum, dikarenakan banyak masyarakat yang puas atas kinerja pemerintahan Jokowi.

"Kita lihat sekarang ini dong. Pak Jokowi ini Presiden dengan pemerintahannya, di mata masyarakat kita, 70 persen lebih puas dengan apa yang dikerjakan. Jadi tidak mungkin bisa dilakukan tindakan, langkah-langkah yang sifatnya begitu," ujar Agum di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/05/2019).

Menurut dia, revolusi dapat dilakukan untuk merebut kemerdekaan dari penjajah dan melumpuhkan rezim otoriter alias ditaktor. Sementara itu, people power dapat dilakukan jika lebih dari 80 persen masyarakat tak puas dengan pemerintah.

"Kalau people power itu harus 80 persen lebih rakyat tidak puas, harus begitu. Ini enggak, ini (masyarakat yang puas) jauh," klaimnya.

Dia pun mencontohkan people power yang terjadi di era Presiden Soeharto tahun 1998. Di mana, kata Agum, mayoritas masyarakat saat itu tak puas dengan kinerja pemerintahan Soeharto.

"Kalau sekarang sekali lagi, rakyat dengan keadaan cukup puas terhadap apa yang dikerjakan pemerintah. Pengakuan itu ada dari masyarakat," pungkasnya. {lptn6}