APBN Defisit, Sri Mulyani : Cukup Bayar Gaji PNS Untuk 3 Bulan

sri mulyani


JAKARTA - Sebuah kabar yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa posisi kas negara kosong karena pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji PNS.

Kabar tersebut terkait informasi bahwa kas KPPN dalam keadaan kosong karena ada persoalan manajemen dalam keuangan negara.

Kekosongan kas negara tersebut diduga terjadi karena adanya penggunaan dana untuk pembayaran THR pada Mei dan gaji ke-13 pada Juli 2019.

Para netizen pun bertanya-tanya, benarkah posisi kas negara kosong karena pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji PNS?

Menanggapi kabar tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa jumlah kas yang dimiliki negara saat ini dinilai masih cukup.

Pada Jumat (21/06/2019), Sri Mulyani memaparkan kondisi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk periode 2019.

Bahkan menurut Sri Mulyani, jumlah kas negara saat ini cukup untuk membiayai gaji pegawai negeri sipil (PNS) sampai tiga bulan ke depan.

“Saya jawab cepat. Tidak. Kas negara tidak kosong. Masih ada di atas Rp 90 triliun. Cukup bayar gaji pegawai 3 bulan,” kata Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jumat (21/06/2019).

Dalam paparan nya tersebut, APBN tercatat defisit hingga Rp 127,5 triliun atau 0,79% dari produk domestik bruto (PDB) per akhir Mei.

“Dari sisi keseluruhan APBN, kami sampaikan kondisi akhir Mei 2019 pendapatan Rp 728,5 triliun dan belanja Rp 855,9 triliun. Dengan demikian defisit 0,79% dari PDB,” ujar Sri Mulyani.