Mendikbud Akan Terapkan Sistem Sekolah Katolik Ke Seluruh Indonesia

muhadjir effendy


JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengklaim sistem pendidikan di lingkungan sekolah Katolik telah memenuhi sebagian unsur pendidikan penguatan karakter (PPK) yang bakal diterapkan pemerintah.

Oleh sebab itu, Muhadjir mengungkapkan ada rencana untuk mengadopsi metode pendidikan lembaga pendidikan Katolik untuk diaplikasikan dalam kebijakan PPK di lingkungan sekolah umum.

"Misal, penyelenggaraan boarding school. Hal ini jelas telah berbasis nilai dan karakter. Para Romo [pendeta] dan guru selalu bersama siswa, menjaga dasar nilai keagamaan sebagai penguatan karakter," kata Muhadjir usai bertemu dengan sejumlah Uskup dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), di Kantor KWI, Jakarta Pusat, Jumat (23/08/2019).

Muhadjir menyebutkan, sekolah sebagai salah satu tempat pembelajaran siswa harusnya mampu turut mengelola tumbuh kembang peserta didik. Itupun, sambungnya, dilengkapi lingkungan tempat tinggal terutama keluarga.

Muhadjir menginginkan sekolah tak hanya menjadi tempat transfer ilmu saja. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu ingin sekolah pun menjadi tempat penguatan karakter serta pengembangan keterampilan.

Itu, kata Muhadjir, dimulai dari cara berpikir kritis dan analitis, kemampuan berkomunikasi yang baik, hingga berkolaborasi untuk menciptakan inovasi.

"Jadi, nantinya ada dua rapor. Rapor akademis dan rapor karakter," kata Muhadjir. "Seorang murid yang nilak matematikanya jelek, bukan berarti buruk. Bisa saja dia punya keunikan lain yang membuat dia istimewa, yang buat dia berbeda. Sehingga anak-anak bisa jadi dirinya sendiri, tanpa perlu diseragamkan. Karena, tidak ada jaminan bahwa pemenang olimpiade sains bakal sukses."


via cnn