Guru Agama Asal Pidie Cabuli 6 Muridnya Di Banda Aceh

SU


BANDA ACEH - SU (39), guru agama di sebuah sekolah dasar (SD) di Banda Aceh tega mencabuli enam muridnya. Perbuatan tersebut dilakukan SU saat sedang mengajar para siswi membaca kitab, pada mata pelajaran agama di ruang kelas.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto menerangkan, perbuatan bejat SU terungkap setelah salah satu dari orang tua korban lapor polisi. Orang tua itu kesal lantaran anaknya jadi korban pencabulan usai SU memberikan mata pelajaran diniyah.

“Di saat menjelang waktu istirahat, SU mendekati korban, lalu memerintahkan korban membaca kitab. Sementara murid yang lain sudah keluar dari kelas. Pada saat itulah dia melakukan perbuatannya,” kata Trisno di kantornya, Rabu (27/11).

Tak hanya berhenti sampai di situ, usai dari dalam kelas saat korban ke luar menuju ke belakang sekolah, SU mengikuti korban. Dia tiba-tiba menggendong korban dan membawanya ke dalam toilet.
“Setelah diturunkan SU menyampaikan kepada korban kalau dirinya nanti akan memberi uang Rp 5.000, dengan catatan jangan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban,” kata Trisno.

Setelah korban keluar dari toilet, Su meminta kepada korban untuk melakukan kembali perbuatan serupa pada keesokan harinya.

“Setelah mau keluar dari WC korban berkata besok lagi, ya ,” ujar Trisno. SU melancarkan aksi mesumnya ke 5 siswi lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Trisno, perbuatan itu telah dilakukan SU sejak dua bulan dia mengajar di sekolah tersebut. Korbannya duduk di kelas yang berbeda mulai dari kelas empat hingga enam.

“Dua bulan itu sudah menelan korban enam orang," kata Trisno.

Atas perbuatan tersebut, SU dijerat Pasal 82 Ayat (2) dan Pasal (3) UU tentang Perlindungan Anak. SU terancam hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

Adapun tersangka SU berasal dari Pidie. Dia telah menikah dan memiliki dua orang anak.




via kumparan