Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Dapat Gaji Rp 38 Miliar Per Tahun Dari Negara - Aceh Journal Pasific

Friday, 22 November 2019

Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Dapat Gaji Rp 38 Miliar Per Tahun Dari Negara

ahok


JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk mantan narapidana kasus penistaan agama, Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Ahok disebut siap bertugas usai RUPS Pertamina pada Senin (24/11) dan akan menerima gaji sesuai haknya.

Berapa besaran gaji sebagai komisaris utama perusahaan migas pelat merah yang akan masuk kantong Ahok?

Mengutip Peraturan Menteri BUMN PER-01/MBU/05/2019 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri BUMN Negara Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN, Ahok akan memiliki gaji sebesar 85 persen dari gaji direktur utama.

Perhitungan gaji direktur utama Pertamina itu sendiri ditetapkan lewat pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri BUMN. Besaran gaji ini ditetapkan melalui RUPS/Menteri BUMN setiap tahun selama satu tahun terhitung sejak Januari tahun berjalan.

Berdasarkan laporan keuangan Pertamina 2018, kompensasi yang diberikan kepada jajaran direksi dan komisaris sebesar US$47,23 juta atau setara Rp661 miliar (kurs Rp14.000 per dolar AS).

Kalau dibagi rata-rata dengan direksi dan komisaris Pertamina kala itu yang berjumlah 17 orang, maka per orang menerima sekitar Rp38 miliar dalam satu tahun.

Akan tetapi, nilai itu tidak cuma gaji direksi dan komisaris, melainkan juga tantiem alias insentif kinerja. Komisaris Utama menerima tantiem sebesar 45 persen dari direktur utama.


via cnn

Bagikan artikel ini

comments