Takut Virus Corona, Restoran China Di Australia Bangkrut Karena Tak Ada Pembeli - Aceh Journal Pasific

Friday, 6 March 2020

Takut Virus Corona, Restoran China Di Australia Bangkrut Karena Tak Ada Pembeli



CANBERRA - Ketakutan warga Australia terhadap penyebaran virus Corona telah memakan korban. Sejumlah restoran terkenal yang menyajikan makanan khas China kini telah dinyatakan bangkrut.

Restoran 'Parramatta Phoenix Chinese' di Sydney misalnya, awal pekan ini menyatakan diri pailit, karena terus kehilangan pelanggan sejak virus mulai menyebar Januari lalu.

Restoran yang terkenal dengan sajian 'yum cha' ini memiliki sejumlah cabang dan yang dinyatakan pailit adalah yang terletak di Sydney barat.

Meski demikian, suasana 'Chinatown' di Sydney dan kota lainnya, termasuk di Melbourne, tampak sangat sepi dibandingkan saat normal.

Parramatta Phoenix bukan restoran China pertama yang tutup akibat kehilangan pelanggan.

Laporan dari news.com.au menyebutkan, pemilik restoran ini juga menutup restoran lain miliknya, 'Mister Dee's Kitchen', dengan alasan yang sama.

Pada Februari lalu, restoran 'Shark Fin House' di Melbourne berhenti beroperasi karena kehilangan pelanggan.

Menurut penjelasan pemiliknya Gabriel Chan kepada media The Age, pihaknya kehilangan sekitar 80 persen pelanggan sehingga harus memberhentikan lebih dari 50 pegawainya.

Kawasan Chinatown di Kota Sydney sepi dalam beberapa minggu terakhir akibat kekhawatiran pada penyebaran Virus Corona.

Perkembangan terbaru terkait virus corona di Australia menunjukkan kini virus itu sudah menyebar ke sekolah.

Sekolah 'Epping Boys High School' hari Jumat (06/03/2020) meliburkan diri setelah seorang siswa berusia 16 tahun dinyatakan positif terinfeksi virus.

Siswa itu kini menjalani perawatan, sementara pihak berwenang masih berusaha memastikan siapa saja yang sudah melakukan kontak dengan remaja ini dalam beberapa hari terakhir.

Bagikan artikel ini

comments